“Lho, kok biologinya mbahas ini lagi sih? Nggak di kelas nggak di blog, materinya itu! Uh, bosen. Gak mudeng-mudeng.” Mungkin itu kalimat yang akan dilontarkan beberapa teman ketika membaca tulisan ini. Sebenarnya yang aku alamipun sama dengan teman-teman lain. Merasa jenuh dengan materi ini sampai-sampai guru biologi kelas 8 yaitu Ustadzah Fitriani Sarmita harus mengelus perutnya ketika mengajar, bukan mengelus dada lagi. “Emosi jiwa..” katanya sambil tersenyum kecut.
Oke. Disini aku berusaha menjabarkannya dengan bahasa yang ringan. Sekalian untuk belajar aku juga.
Tentu kita semua sudah tahu bahwa akar adalah bagian tumbuhan. Fungsi utamanya adalah untuk menyerap air dan zat-zat yang terlarut dari dalam tanah , sebagai penunjang tegaknya tumbuhan, dan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan. Warnanya nggak hijau. Tapi biasanya keputih-putihan atau kekuning-kuningan. Bentuknya seringkali meruncing sehingga lebih mudah untuk menembus tanah. Tumbuhnya bukan naik ke puncak gunung tapi ke bawah, ke arah pusat bumi (geotrop) atau menuju air (hidrotop), meninggalkan arah datangnya cahaya.
Akar itu macam-macam. Menurut sistemnya, perakaran dibagi menjadi dua. Yaitu akar tunggang dan akar serabut.
1. Akar Tunggang
Akar tungang adalah akar primer atau akar lembaga yang terus tumbuh membesar dan memanjang. Akar ini akan menjadi akar pokok yang menopang tegaknya tumbuhan dan dalam perkembangannya membentuk cabang-cabang akat yang lebih kecil.
Tumbuhan apa yang punya sistem akar tunggang? Tumbuhan dikotil.
2. Akar Serabut
Akar serabut adalah akar yang timbul dari pangkal batang sebagai pengganti akar primer atau akar lembaga yang mati.
1. Susunan Akar Dikotil
Akar tumbuhan dikotil pada umumnya tersusun atas bagian epidermis, korteks, endodermis, dan silinder pusat(stele).
a. Epidermis
Epidermis, tersusun atas selapis sel, berdinding tipis, berkutikula, dan tersusun dari rapat. Sebagian besar sel epidermis membentuk rambut akar dengan jalan mengadakan perpanjangan ke arah lateral dari dinding luarnya. Rambut ini bermanfaat untuk memperluas permukaan sehingga penyerapan menjadi lebih efektif.
b. Korteks
Korteks akar menempati sebagian besar akar. Terdiri beberapa lapis, di dalam korteks terdapat ruang antar sel yang memanjang sepanjang akar.
c. Endodermis
Satu atau beberapa lapis sel korteks di bawah epidermis memiliki dinding sel yang dilapisi suberin, sejenis karbohidrat yang menyebabkan bagian ini tampak berbeda dengan korteks yang lain. Lapisan sel korteks yang paling dalam tersusun rapat tanpa ruang antar sel dan terdiri atas sel=sel berbentuk kotak, disebut lapisan endodermis. Sel-sel endodermis mengalami penebalan suberin pada dinding-dinding radial dan vertikalnya sehingga membentuk semacam pita. Pita ini disebut pita caspary, sesuai dengan nama penemunya, Caspary.
d. Silinder pusat atau stele
Silinder pusat, tersusun atas lingkaran tepi dan jaringan pembuluh. Lingkaran tepi terdapat di sebelah dalam dan berdampingan dengan endodermis, tersusun atas sel-sel parenkim. Pada bagian ini tumbuhlah akar lateral.
Jaringan pembuluh tersusun atas jaringan xilem dan floem yang tersusun berselang-seling pada bidang radial. antara xilem dan floem dipisahkan oleh sederetan sel parenkim yang dikenal sebagai kambium.
2. Susunan Akar Tumbuhan Monokotil
Pada dasarnya susunan jaringan pada akar tumbuhan monokotil adalah sama dengan yang terdapat pada akar tumbuahan dikotil. Namun beberapa perbedaan yang tampak adalah :
a. Endodermis sering membentuk dinding sekunder yang tebal sehingga mudah dikenali pada penampang melintang akar dengan pewarnaan yang baik.
b. Pertumbuhan xilem awal terhenti sebelum bagian pusat terbentuk sehingga jalur-jalur xilem tidak berbentuk binang melainkan satu ikatan dengan lainnya.
c. Pada akar monokotil antara xilem dan floem tidak terdapat kambium, sehingga xilem dan floem tersusun secara tidak teratur.
Februari 28, 2010 pada 4:26 am
huft akhrnya dpt juga tentang ini
Februari 28, 2010 pada 6:00 am
Terimakasih sudah datang ke site kami…
Mei 16, 2010 pada 12:38 pm
bisa d masukin foto ga ? agar lebih jelas. saya msih bingung
makasii
Juli 20, 2010 pada 8:06 am
gambar struktu na mana bos
Juli 24, 2010 pada 6:05 am
thx.
Juli 28, 2010 pada 9:26 am
bsa, gak dmsukin fotonya dan fungsinya ..?
Juli 28, 2010 pada 11:53 am
lhoo kuk gagk ad fungsi.na ch?? saya lg nyarik fungsi.na nech.. fungsi akar monokotil nd dikotil.na…
Agustus 22, 2010 pada 9:27 am
makasih ya atas infonya
sehingga saya bisa dengan lancar mengerjakan tugas
September 4, 2010 pada 8:23 am
aqwuu gag ngerti dee…..
September 27, 2010 pada 1:58 pm
iyya bsa dksih gmbar gag , , msh agak bingung ???
ma’acii ,,,
^_^
Oktober 4, 2010 pada 7:17 am
tlong dong gambarnya d tmpilin juga, supaya saya paham
Oktober 4, 2010 pada 11:57 pm
terimah kasih atas infonya.
Oktober 22, 2010 pada 1:37 pm
ass,semuanya yang ada disini fungsi akar itu adalah……………………………………………………..
lalu kalau fungsi bunga itu kan untuk memikat hewan serangga yang membantu proses penyebukan
November 13, 2010 pada 11:11 am
saya telah mengerti apa yang telah di sebutkan
dan terima kasih atas penjelasannya
November 17, 2010 pada 2:29 pm
sama-sama
Desember 20, 2010 pada 10:56 am
o0whhh
aQ meNgerTy !!!!!!!!!!
^_^_________n_n
Januari 21, 2011 pada 3:20 am
duh….baguz baguz tx
Februari 15, 2011 pada 5:09 am
terima kasih atas penjelasannya
Maret 26, 2011 pada 4:17 pm
sama-sama MELLY. Moga bermanfa’at ya….
Februari 16, 2011 pada 3:42 am
dibuatin pertanyaan-pertanyaan (pilihan ganda dong) , biar aku lebih ngerti .
makasi :3
Maret 26, 2011 pada 4:18 pm
oke, coba kita bikin deh………
Maret 17, 2011 pada 1:53 pm
gambarnya mana ???
September 9, 2011 pada 11:37 am
hhhhhhhhhhhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuftttttttttttttttttttttttt
September 15, 2011 pada 12:55 pm
ini membantu trimakasih kakak2
September 18, 2011 pada 10:17 am
^^ tambahin dong informasinya
September 27, 2011 pada 10:39 pm
Kurang lengkap dech lengkapin eow,,
yar blajar.a lbh gampang
September 30, 2011 pada 8:32 am
makasi, akhirnya ketemu jugaa
Oktober 2, 2011 pada 12:13 pm
nggak ada fungsinya.padahal lagi cari fungsi.
Oktober 7, 2011 pada 10:22 am
qw mSh bNgng niCh ….
November 11, 2011 pada 2:38 am
bagus tpi kurang banyak
Januari 6, 2012 pada 11:23 am
gambarrnya kok ndak ada ?